Repo Dosen ULM

66 Karya Inovatif Universitas Lambung Mangkurat

Show simple item record

dc.contributor.author Suyanto, Suyanto
dc.contributor.author Nugroho, Yusanto
dc.contributor.author Rudy, Gusti Seransyah
dc.contributor.author Susilawati, Susilawati
dc.contributor.author Rahmawati, Normela
dc.date.accessioned 2026-03-29T10:52:53Z
dc.date.available 2026-03-29T10:52:53Z
dc.date.issued 2025-10
dc.identifier.isbn 978‑623‑8239‑85‑6
dc.identifier.uri https://repo-dosen.ulm.ac.id//handle/123456789/37139
dc.description.abstract Konversi lahan gambut yang tidak dilakukan secara hati‑hati dapat menyebabkan gambut mudah terbakar dan mengganggu seluruh fungsi ekosistemnya. Gambut yang telah mengering berperan sebagai bahan bakar yang selalu siap terbakar, sehingga wilayah tersebut menjadi rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kawasan hutan lindung (HL) Liang Anggang, termasuk HL Blok I seluas 960 ha, kondisinya saat ini memprihatinkan karena kegiatan pembalakan liar, kanalisasi, dan konversi hutan yang masih berlangsung. Kanalisasi—meskipun ditujukan untuk pemukiman, pertanian, transportasi air, dan perkebunan—pada praktiknya menciptakan daerah‑daerah yang lebih rentan terbakar. Padahal, lahan gambut seharusnya berada dalam kondisi basah dan aman dari kebakaran, karena fungsi utama HL di lahan gambut adalah penyimpanan air. Penelitian ini bertujuan memetakan kerawanan kebakaran hutan dan lahan berbasis zonasi tinggi muka air (TMA) gambut di HL Liang Anggang menggunakan analisis data spasial titik‑titik pengamatan TMA gambut, data tutupan lahan, arah angin, tingkat kematangan gambut, dan penyebaran aktivitas masyarakat petani. Peta kerawanan kebakaran yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan strategi pencegahan karhutla agar kawasan tetap aman dan berfungsi sebagai paru‑paru kota Banjarbaru, sumber oksigen, penyerap CO₂, penyimpan karbon, dan penyimpan air tanah. Kawasan ini juga merupakan habitat Galam (Melaleuca leucadendron), jenis endemik Kalimantan yang tumbuh subur dan rapat tanpa ditanam, serta berpotensi dikembangkan sebagai agroekowisata melalui pemanfaatan lahan gambut lanjut kematangan (saprik) untuk budidaya tanaman buah dan hortikultura, yang relatif lebih sulit terbakar dibanding gambut muda tipe fibrik atau hemik. en_US
dc.description.sponsorship PNBP ULM: DIPA ULM Nomor : SP DIPA – 023.17.2.677518/2022 en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher ULM Press en_US
dc.relation.ispartofseries ULM Press [ANGGOTA APPTI (004.035.1.03.2018)];Demi penelitian ilmiah dan resensi 419 hal, 15,5 × 23 cm Cetakan Pertama.
dc.subject Pemetaan kerawanan kebakaran; Lahan Gambut; Hutan lindung Lianganggang. en_US
dc.title 66 Karya Inovatif Universitas Lambung Mangkurat en_US
dc.title.alternative Pemetaan Kerawanan Kebakaran Lahan Gambut di Kawasan Hutan Lindung Liang Anggang Kota Banjarbaru en_US
dc.type Book en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • Buku [1641]
    Repositori untuk bidang buku

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account