Repo Dosen ULM

Pemasaran Wisata Konservasi Lahan Basah: Dampak Persepsi Keberlanjutan dan Pengetahuan Biodiversitas terhadap Kesadaran Lingkungan dan Perilaku Pro-Lingkungan Wisatawan di Pulau Bakut

Show simple item record

dc.contributor.author Naparin, Muhammad
dc.date.accessioned 2026-03-09T00:19:00Z
dc.date.available 2026-03-09T00:19:00Z
dc.date.issued 2024-07-31
dc.identifier.citation Naparin, M. & Karsudjono, A.J., (2024). Pemasaran Wisata Konservasi Lahan Basah: Dampak Persepsi Keberlanjutan dan Pengetahuan Biodiversitas terhadap Kesadaran Lingkungan dan Perilaku Pro-Lingkungan Wisatawan di Pulau Bakut. Laporan Penelitian. Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat en_US
dc.identifier.uri https://repo-dosen.ulm.ac.id//handle/123456789/37107
dc.description.abstract Biodiversitas merupakan sumber daya paling penting untuk menarik wisatawan. Selain itu, Dalam praktiknya, pemanfaatan biodiversitas sebagai sumber daya ekonomi di industri wisata menimbulkan banyak masalah, terutama penurunan biodiversitas akibat kerusakan habitat alaminya; misalnya, ledakan pertumbuhan ekowisata di Santander, Kolombia, menjadi tantangan baru dalam menghindari penurunan biodiversitas dan habitatnya. Selain itu, banyak satwa liar diperlakukan secara tidak etis dalam industri wisata (misalnya, fenomena mengambil selfie dengan satwa liar dapat mendorong perilaku tidak etis terhadap satwa liar dan bahkan secara tidak sengaja mendorong perdagangan satwa liar). Selain itu, paradoks bahwa individu yang sadar dan memperhatikan keberlanjutan lingkungan, tetapi tidak melakukan apa-apa, masih terjadi dalam kenyataan. Untuk mengatasi masalah itu, terutama terkait dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), diperlukan upaya untuk mengubah perilaku manusia menjadi kesadaran yang kuat terhadap isu-isu keberlanjutan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran persepsi keberlanjutan (PK), pengetahuan biodiversitas (BIO), dan kesadaran lingkungan (KL) dalam menciptakan perilaku pro-lingkungan (PPL), serta menganalisis peran PK dan BIO terhadap KL yang pada gilirannya menciptakan PPL. Tujuan-tujuan ini sangat penting mengingat kontribusi yang luas dari kesadaran lingkungan (KL) dan perilaku pro-lingkungan (PPL) wisatawan dalam solusi krisis planet tiga dimensi dan model pemasaran hijau, khususnya: (1) Memberikan solusi untuk krisis planet tiga dalam line dengan SDG#15 (kehidupan di darat) untuk melindungi dan menjaga ekosistem darat serta menghentikan penurunan biodiversitas melalui upaya membangun kesadaran dan perilaku wisatawan. (2) Memberikan celah teoretis baru dalam membangun model pemasaran wisata hijau dengan menciptakan kesadaran lingkungan dan perilaku pro-lingkungan wisatawan terhadap konservasi melalui upaya menciptakan atraksi wisata berkelanjutan dan berbasis pengetahuan. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Fakultas Kehutanan, Universitas Lambung Mangkurat en_US
dc.subject Pemasaran Wisata Konservasi en_US
dc.subject Wisata Lahan Basah en_US
dc.subject Ekowisata en_US
dc.subject Pemasaran hijau en_US
dc.subject Pengetahuan Biodiversitas en_US
dc.title Pemasaran Wisata Konservasi Lahan Basah: Dampak Persepsi Keberlanjutan dan Pengetahuan Biodiversitas terhadap Kesadaran Lingkungan dan Perilaku Pro-Lingkungan Wisatawan di Pulau Bakut en_US
dc.type Working Paper en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account