Repo Dosen ULM

BUKU KLASTERISASI USAHA KEHUTANAN BERKELANJUTAN DI KALIMANTAN SELATAN

Show simple item record

dc.contributor.author Jauhari, Ahmad
dc.contributor.author Jen, Syarifuddin
dc.contributor.author Sunardi
dc.contributor.author Gunadi
dc.contributor.author Ardhana, Adnan
dc.contributor.author Fajri, Muhammad
dc.date.accessioned 2025-03-13T00:06:28Z
dc.date.available 2025-03-13T00:06:28Z
dc.date.issued 2021-05-30
dc.identifier.citation [email protected] en_US
dc.identifier.issn 978-623-5774-48-0
dc.identifier.uri https://repo-dosen.ulm.ac.id//handle/123456789/36505
dc.description.abstract Klasterisasi Usaha Kehutanan merupakan pengelompokan usaha yang spesifik di bidang kehutanan yang mempunyai hubungan dan keterkaitan. Pengelompokkan ini berdasarkan pada komoditas yang dikembangkan meliputi produk hasil hutan dan jasa unggulan. Optimasi produk hasil hutan dan jasa unggulan dilakukan melalui jaringan mata rantai proses pengolahan dan peningkatan nilai tambah, baik melalui hubungan bisnis maupun non bisnis yang menerapkan teknologi ramah lingkungan secara berkelanjutan. Arah pengembangan klaster ruang untuk kawasan industri kehutanan di Kalimantan Selatan berdasarkan pertimbangan aspek fisik, aspek sumber daya produktif berbasis KPH, tata letak menurut RTRWP dan RPJMN. Kluster ruang ini berada di tiga wilayah yaitu: kawasan industri Jorong di Kabupaten Tanah laut, kawasan industri Batulicin di Kabupaten Tanah Bumbu dan kawasan industri Sungai Puting di Kabupaten Tapin. Produk unggulan yang diprioritaskan untuk dikembangkan di Kalimantan Selatan berdasarkan arahan klasterisasi HHK berbasis KPH adalah Industri berbasis pertukangan yang diolah lebih lanjut pada industri sekunder berupa produk wood working, industri berbasis panel berupa produk plywood dan industri kayu berbasis bioenergi berupa produk wood pellet sebagai substitusi terhadap penggunaan bahan bakar minyak dari fosil. Ada beberapa langkah strategi yang dilakukan untuk peningkatkan produktivitas hasil hutan kayu dalam upaya klasterisasi ini. Langkah strategi tersebut melalui: optimalisasi pemanfaatan ruang, penerapan silvikultur Intensif, pengembangan multi jenis unggulan berbasis kesesuaian lahan, peningkatan kinerja unit managemen, peningkatan daya saing industri, pengembangan hutan tanaman skala mini dan penguatan kelembagaan KPH. Pemilihan komoditas hasil hutan berbasis produk dan jasa unggulan akan membantu konsentrasi terhadap pengembangan usaha kehutanan yang diprioritaskan pada setiap KPH. Hal ini dilakukan karena dinilai akan mampu meminimisasi kendala, infrastruktur, kebijakan dan kelembagaan mengingat lebih terpusat. Pembangunan klasterisasi usaha kehutanan berkelanjutan ini didukung oleh teknologi digital berbasis riset sumber daya hutan. Pembangunan sistem informasi iv SDH dan E-Service menuju revolusi industri 4.0 dengan memanfaatkan keunggulan teknologi digital seperti WebGIS serta akan dapat mendekatkan produk dan jasa yang telah dikembangkan oleh masyarakat dan KPH kepada pengguna maupun pasar melalui sistem informasi berbasis digital (e-commerce). en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher CV. Banyubening Cipta Sejahtera en_US
dc.title BUKU KLASTERISASI USAHA KEHUTANAN BERKELANJUTAN DI KALIMANTAN SELATAN en_US
dc.type Book en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

  • Buku [1641]
    Repositori untuk bidang buku

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account