Abstract:
PENERAPAN URBAN FARMING BIDANG PERIKANAN MELALUI
DIVERSIFIKASI TEKNOLOGI HASIL PENGOLAHAN IKAN
ABSTRAK
Pelaksanaan Pertanian Perkotaan (Urban Farming), pertanian perkotaan (urban farming) adalah praktek budidaya, pemrosesan, dan distribusi bahan pangan di sekitar kota yang melibatkan uasaha peternakan, budidaya perairan, wanatani, dan hortikultura. Kota Banjarbaru, dengan kondisi geografis yang kurang memadai untuk pertanian konvensional dan tradisional maka pedoman pemerintah pusat ini menjadi sebuah pilihan yang tepat. Manfaat urban farming menyediakan pangan untuk memenuhi kebutuhan keluarga petani produsen termasuk masyarakat perkotaan lainnya; memanfaatkan lahan-lahan yang awalnya tidak atau belum dimanfaatkan; menyediakan kesempatan kerja bagi generasi muda dalam aktivitas pertanian; memperbaiki dan meningkatkan mutu lingkungan perkotaan sehingga menurunkan polusi; memberikan dukungan terhadap program pengurangan energi melalui produksi pangan lokal; menyegarkan komunitas dengan memasukkan ide-ide dan keterlibatan lokal; dan menciptakan lingkungan yang asri dan memiliki masi estetika yang tinggi bagi pengelola dan masyarakat. Program Rukun Tetangga (RT) Mandiri yang bisa membantu pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah yang dijalankan masyarakat dan pengelolaannya dikembangkan melalui forum RT. Kelompok masyarakat yang berkaitan langsung dengan program urban farming adalah POKLAHSAR (Kelompokpok Pengolah dan Pemasar) hasil perikanan. Salah satu usaha pengolahan ikan yang belum banyak dikenaal oleh anggota poklahsar adalah teknologi proses thermal dan pembekuan sederhana. Kegiatan ini memberikan introduksi teknologi pembotolan ikan gabus masak habang dan ikan gabus kering asam manis dengan teknologi sterilisasi, ikan mas presto, dan fillet ikan patin beku. Hasil analisis proksimat dan organoleptic terhadap produk olahan ikan gabus masak habang sterilisasi dalam botol, ikan gabus kering asam manis sterilasi dalam retort bag, ikan mas presto bumbu pesmol, dan slice ikan patin menunjukkan produk disukai oleh panelis. Nilai uji organoleptic untuk rasa, aroma, dan warna untuk semua produk berada pada kisaran 6,00 – 7.00 (suka – sangat suka). Produk unggulan yang bisa diintroduksikan kepada POKLAHSAR di Kota Banjarbaru adalah ikan gabus masak habang sterilisasi dan ikan mas presto menggunakan kemasan botol, retort pouch, atau retort bag.
Kata kunci: urban farming, proses thermal, ikan gabus, ikan gabus kering, masak habang, asam manis