Repo Dosen ULM

Penemuan Ekosistem Lamun Sebagai Observasi Habitat Pakan Dugong di Perairan Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan

Show simple item record

dc.creator Salim, Dafiuddin
dc.creator Baharuddin, Baharuddin
dc.date.accessioned 2020-06-15T03:56:49Z
dc.date.available 2020-06-15T03:56:49Z
dc.identifier http://eprints.ulm.ac.id/1139/1/Abstrak.pdf
dc.identifier Salim, Dafiuddin and Baharuddin, Baharuddin Penemuan Ekosistem Lamun Sebagai Observasi Habitat Pakan Dugong di Perairan Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan. Penemuan Ekosistem Lamun Sebagai Observasi Habitat Pakan Dugong di Perairan Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan.
dc.identifier.uri https://repo-dosen.ulm.ac.id//handle/123456789/9552
dc.description Dugong diklasifikasikan sebagai vulnerable (rentan) dari kepunahan oleh IUCN (International Union for Conservation of Nature), hal ini berdasarkan atas penurunan kualitas habitat dan tingkat eksploitasinya yang tinggi. Di perairan Kalimantan Selatan, kelompok terbesar dari Dugong sering ditemukan di dekat pulau-pulau kecil Kabupaten Kotabaru dan pantai pesisir Kalimantan Selatan. Dalam 1 tahun terakhir, penulis melakukan pengamatan keberadaan Dugong yang terdampar di daerah ini termasuk keberadaan ekosistem lamun di perairan Kalimantan Selatan. Penelitian ini pertama kali dilakukan dan bersifat deskriftif serta sebagai studi pendahuluan (observasi) untuk informasi awal ditemukannya ekosistem lamun di perairan Kabupaten Tanah Bumbu yang diduga sebagai habitat pakan Dugong. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kerapatan dan kondisi tutupan lamun di Perairan Kabupaten Tanah Bumbu dan mengetahui keberadaan populasi Dugong. Hasil menunjukkan bahwa jenis lamun yang didapatkan pada perairan ini adalah jenis Halophila ovalis dan Halodule uninervis dengan persentase tutupan sebesar > 60% (kondisi baik). Adanya ekosistem lamun di perairan ini memberikan alasan kuat atas keberadaan Dugong, hal ini juga terlihat beberapa kasus Dugong yang ditemukan dalam kondisi terdampar dan tidak sengaja tertangkap (by catch) oleh nelayan. Pada kasus Dugong terdampar termasuk dalam kode 1 (alive) dan 2 (fresh dead). Hasil penelitian ini diharapkan sebagai informasi bagi pemerintah daerah dan pusat untuk melestarikan dan merehabilitasi ekosistem lamun dalam suatu rencana yang terpadu dan tetap melibatkan pihak akademisi sebagai masukan untuk memantau dan meningkatkan pengetahuan tentang perilaku dan distribusi Dugong di perairan Kalimantan Selatan khususnya di perairan Kabupaten Tanah Bumbu. Kata Kunci: Lamun, Dugong, Terdampar, Kalimantan Selatan
dc.format text
dc.relation http://www.ipb.ac.id
dc.relation http://eprints.ulm.ac.id/1139/
dc.subject V Naval Science (General)
dc.title Penemuan Ekosistem Lamun Sebagai Observasi Habitat Pakan Dugong di Perairan Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan
dc.type Article
dc.type PeerReviewed


Files in this item

Files Size Format View

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account