| dc.description.abstract |
Produksi benih ikan merupakan fase awal krusial sebagai fondasi utama keberhasilan seluruh siklus budidaya akuakultur global. Berdasarkan dokumen "Sinopsis Manajemen Benih Ikan, manajemen produksi panti benih (hatchery) mengintegrasikan aspek biologi, teknologi, dan bisnis demi mencapai target kualitas, kuantitas, serta kontinuitas pasokan benih sepanjang tahun. Keberhasilan operasional panti benih ditentukan oleh ketepatan pemilihan lokasi, desain fasilitas yang ergonomis, serta pengelolaan sistem filtrasi dan aerasi air yang optimal. Pada hulu produksi, manajemen induk berfokus pada seleksi genetik bebas inbreeding, pemenuhan nutrisi pakan berkualitas tinggi, serta penerapan tiga metode reproduksi utama: pemijahan alami, semi-alami, dan buatan. Selanjutnya, pemeliharaan larva menjadi tahap paling kritis akibat tingginya mortalitas saat transisi pakan endogen ke eksogen. Oleh karena itu, penerapan protokol biosekuriti ketat, pencegahan penyakit patogen, dan manajemen pendederan yang presisi sangat diperlukan. Akhirnya, keberhasilan usaha didukung oleh pencatatan administrasi logbook, analisis keuangan laba-rugi, hingga adopsi teknologi masa depan seperti RAS dan otomatisasi berbasis IoT |
en_US |