Abstract:
Siswa low vision mengalami hambatan dalam interaksi sosial yang ditunjukkan
melalui kecenderungan menundukkan kepala saat diajak berbicara, memberikan respons
dengan suara yang pelan hampir seperti berbisik, ragu-ragu dalam menjawab pertanyaan,
serta kurang berpartisipasi dalam kegiatan bersama teman sebaya. Kondisi tersebut
berdampak pada rendahnya kemampuan komunikasi, partisipasi sosial, dan kerja sama
sehingga diperlukan media intervensi yang sesuai dengan karakteristik visual siswa low
vision. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan permainan ular
tangga adaptif dalam meningkatkan interaksi sosial siswa low vision di SLB A Negeri 3
Martapura.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Single Subject
Research (SSR) dan desain A-B-A. Subjek penelitian berjumlah 1 orang siswa low vision
di SLB A Negeri 3 Martapura. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan
intervensi untuk meningkatkkan kemampuan interaksi sosial yang mencakup aspek
partisipasi sosial, komunikasi, dan kerja sama. Penelitian dilaksanakan dalam tiga fase,
yaitu baseline 1 (A1) sebanyak empat sesi untuk mengetahui kemampuan awal subjek,
intervensi (B) sebanyak lima sesi menggunakan permainan ular tangga adaptif yang telah
dimodifikasi sesuai kebutuhan siswa low vision, dan baseline 2 (A2) sebanyak empat sesi
untuk mengetahui kondisi subjek setelah intervensi dihentikan. Data dianalisis
menggunakan teknik analisis visual dalam kondisi dan antar kondisi.
Hasil penelitian menunjukkan penggunaan permaina ular tangga adaptif efektif
meningkatkan interaksi sosial siswa low vision. Terlihat dari perubahan perilaku pada fase
baseline 1 (A1), intervensi (B), baseline 2 (A2). Siswa menunjukkan peningkatan
kemampuan berkomunikasi, berpartisipasi dalam aktivitas kelompok, serta kerja sama
dengan teman sebaya. Hasil analisis antar kondisi menunjukkan persentase overlap sebesar
0%, mengindikasikan intervensi memberikan pengaruh terhadap perubahan perilaku
sasaran. Demikian, disimpulkan permainan ular tangga adaptif efektif digunakan sebagai
media intervensi untuk meningkatkan interaksi sosial low vision.