Abstract:
Bisnis di sektor kehutanan merupakan primadona masa kini dan masa depan. Hal ini mengingat bisnis ini berpotensi paling mampu menjawab tantangan dalam memecahkan tiga krisis planet (perubahan iklim, polusi dan hilangnya biodiversitas). Namun demikian sumber daya alam terbarukan belum sepenuhnya dapat menjawab tantangan tersebut karena proses tidak ramah lingkungan disepanjang rantai suplai, dimana bukannya menjadi solusi namun menjadi awal kerusakan lingkungan. Buku memberikan insight komprehensif tentang transformasi hijau (green transformation) bisnis kehutanan melalui pendekatan manajemen prilaku organisasi. Untuk mengakomodir hal tersebut, konsep sumber daya ekonomi 6M (man, money, material, machine, method, market) sudah kurang relevan dalam menciptakan green business. Buku ini menawarkan konsep sumber daya ekonomi hijau 4C + 2E (core resources, capabilities, competences, capital goods, environmental orientation, entrepreneurship) yang secara komprehensif dapat menjawab tantangan tiga elemen kelestarian (keberlanjutan ekonomi, keberlanjutan sosial-budaya, keberlanjutan lingkungan). Selain itu, melalui pendekatan teori perilaku organisasi, buku ini memaparkan langkah penting yang perlu dilakukan para pelaku bisnis hijau dalam mentransformasi organisasi menjadi berperilaku inovatif dan pro-lingkungan, yaitu dengan dua pendekatan utama berdasarkan model transformasi “Lewin's three-stage model” dan “Kotter's eight-step model.”