Repo Dosen ULM

Karakterisasi FTIR Arang Limbah Sawit untuk Menilai Potensi Prekursor Komposit rGO–Fe₃O₄ pada Aplikasi Sensor Magnetik Geofisika

Show simple item record

dc.contributor.author Oktafiansyah, Rahmad
dc.contributor.author Wianto, Totok
dc.contributor.author Safitri, Maya
dc.contributor.author Najmi, M Ikhwan
dc.contributor.author Muhaemina, Maulanie
dc.contributor.author Nugroho, Muhammad Eizi
dc.date.accessioned 2025-09-17T07:18:24Z
dc.date.available 2025-09-17T07:18:24Z
dc.date.issued 2025-08-25
dc.identifier.citation Oktafiansyah, R., Wianto, T., Safitri, M., Najmi, I., Muhaemina, M., & Nugroho, E.,M. (2025).Karakterisasi FTIR Arang Limbah Sawit untuk Menilai Potensi Prekursor Komposit rGO–Fe₃O₄ pada Aplikasi Sensor Magnetik Geofisika. Journal Pendidikan, Sains, Geologi dan Geofisika (GeoScienceEd Journal),6(3),1491-1499.Doi. https://doi.org/10.29303/Goescienceed.v6i3.1213 en_US
dc.identifier.issn 2723-2913
dc.identifier.uri https://repo-dosen.ulm.ac.id//handle/123456789/36975
dc.description.abstract Pemanfaatan limbah biomassa kelapa sawit sebagai bahan baku material fungsional berpotensi memberikan solusi berkelanjutan dalam pengelolaan limbah dan pengembangan teknologi sensor. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi gugus fungsi permukaan dari arang cangkang, tandan kosong, dan campuran keduanya melalui spektroskopi FTIR, guna mengevaluasi kelayakannya sebagai prekursor dalam sintesis komposit reduced Graphene Oxide (rGO)–Fe₃O₄ untuk aplikasi sensor magnetik geofisika. Sampel arang diperoleh melalui pirolisis pada suhu 400 °C selama 1 jam, kemudian dianalisis pada rentang spektrum 400–4000 cm⁻¹. Hasil menunjukkan bahwa arang campuran menampilkan struktur aromatik C=C paling dominan (%T 80% pada 1585 cm⁻¹), kandungan gugus karbonil (C=O) yang rendah (%T 90,7%), dan gugus eter/alkohol (C–O) yang cukup sebagai situs ikatan Fe₃O₄. Interaksi termokimia antara lignin dalam cangkang dan selulosa dalam tandan menghasilkan atmosfer reduktif internal yang meningkatkan kualitas rGO tanpa memerlukan perlakuan kimia agresif. Dengan kombinasi tersebut, arang campuran menawarkan kestabilan struktural, konduktivitas, dan kompatibilitas kimiawi yang superior dibandingkan bahan tunggal. Hasil ini menunjukkan bahwa limbah arang kelapa sawit, khususnya dalam bentuk campuran, sangat potensial sebagai prekursor lokal untuk pengembangan sensor magnetik berbasis nanokomposit yang ramah lingkungan dan efisien en_US
dc.description.sponsorship Program Dosen Wajib Meneliti ULM 2025 en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher GeoScienceEd Journal - FKIP Mataram University en_US
dc.relation.ispartofseries GeoScienceEd;Vol. 6 No. 3 (2025)
dc.subject Arang Limbah Sawit en_US
dc.subject FTIR en_US
dc.subject reduced Graphene Oxide en_US
dc.title Karakterisasi FTIR Arang Limbah Sawit untuk Menilai Potensi Prekursor Komposit rGO–Fe₃O₄ pada Aplikasi Sensor Magnetik Geofisika en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account