Abstract:
Penelitian ini membahas pelestarian kesenian Reyog Singo Budoyo sebagai upaya pengembangan nilai-nilai multikultural di Desa Sukamara, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Kesenian Reyog sebagai warisan budaya memiliki nilai-nilai yang dapat memperkuat harmoni sosial dan toleransi antarwarga yang memiliki latar belakang budaya berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian Reyog Singo Budoyo dilakukan melalui kegiatan latihan rutin, pentas pada acara masyarakat, dan keterlibatan generasi muda sebagai upaya regenerasi. Nilai-nilai multikultural yang berkembang meliputi nilai kebersamaan, toleransi, dan saling menghargai antaranggota masyarakat. Pelestarian kesenian ini tidak hanya mempertahankan identitas budaya tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi masyarakat sekitar dalam membangun kesadaran