| dc.description.abstract |
Abstrak
Xylocarpus granatum adalah jenis mangrove yang dikenal dengan buah nyirih di Kalimantan
Selatan. Penelitian ini bertujuan menentukan kandungan fitokimia dan aktivitas antibakteri biji buah X.
granatum. Tahapan penelitian adalah preparasi buah nyirih menjadi bubuk buah nyirih, ekstraksi bubuk
biji buah nyirih dengan pelarut etanol, uji fitokimia bubuk biji buah nyirih, preparasi bakteri uji, dan uji
antibakteri ekstrak etanol biji buah nyirih. Parameter yang diuji, yaitu rendemen, proksimat, fitokimia, dan uji
antibakteri terhadap E. coli dan S. aureus. Rendemen biji buah nyirih adalah 21,17% dan berat bubuk 7,04%.
Bubuk biji buah nyirih mengandung kadar air 4,97%, abu 2,56%, protein 4,54 %, lemak 0,63%, dan serat
kasar 2,5%. Bubuk biji buah nyirih mengandung senyawa saponin, alkaloid, flavonoid, tanin, triterpenoid,
fenolik, steroid, dan antosianin. Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi ekstrak
etanol bubuk biji buah nyirih berbanding terbalik dengan total bakteri akan tetapi berbanding lurus dengan
persen penghambatan. Ekstrak 20–90 μL memperlihatkan total bakteri E. coli sebesar log 9,32 CFU/g dan log
1,18 CFU/g dengan persen penghambatan sebesar 5,93 dan 88,05%. Konsentrasi ekstrak 1–15 μL terhadap
bakteri S. aureus memperlihatkan nilai total bakteri sebesar log 5,69 CFU/g dan log 8,65 CFU/g dengan
persen penghambatan sebesar 29,37 dan 64,46. Pengujian antibakteri dengan metode kontak langsung
menunjukkan kemampuan ekstrak etanol bubuk biji buah nyirih menghambat pertumbuhan bakteri E. coli
dan S. aureus pada konsentrasi ekstrak yang rendah. .
Kata kunci: E. coli, flavonoid, mangrove, proksimat, S. aureus |
en_US |