Repo Dosen ULM

Analisis Bentuk Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengurangan Resiko Banjir

Show simple item record

dc.contributor.author Mutiani, Mutiani
dc.contributor.author Rusmaniah, Rusmaniah
dc.contributor.author Jumriani, Jumriani
dc.contributor.author Triyono, Sigit
dc.contributor.author Firdaus, Ahmad Maulana
dc.contributor.author Hidayat, Muhammad Nur
dc.contributor.author Lisnawati, Lina
dc.date.accessioned 2025-01-30T06:51:31Z
dc.date.available 2025-01-30T06:51:31Z
dc.date.issued 2024-12-10
dc.identifier.uri https://repo-dosen.ulm.ac.id//handle/123456789/36422
dc.description Permasalahan banjir menjadi polemik bencana tahunan di beberapa daerah di Indonesia. Perihal ini juga menjadi bencana tahunan yang mengancam Provinsi Kalimantan Selatan. Pada 2021, bencana banjir terbesar di Kalimantan Selatan terjadi sehingga membuat aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat lumpuh hingga 60%. Adanya usaha penanganan bencana banjir menjadi perhatian bagi masyarakat, pemerintah maupun stakeholder yang terikat. Satu upaya yang gencar dilakukan ialah dengan meningkatkan upaya pemberdayaan masyarakat untuk mengurangi risikonya Banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk pemberdayaan masyarakat dalam pengurangan risiko banjir di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Banjar, Kecamatan Sungai Tabuk. Metode yang akan digunakan selama proses pengumpulan dan analisis data dilakukan secara kualitatif untuk dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.Penelitian dilakukan selama bulan Mei hingga September 2024. Hasil penelitian ini menunjukkan 1) kondisi social , secara demografis, masyarakat Sungai Tabuk memiliki total populasi sebesar 60.762 jiwa dengan kepadatan penduduk mencapai 412,52 jiwa per kilometer persegi. Struktur penduduk didominasi oleh kelompok usia produktif. Akses pendidikan masyarakat terpenuhi melalui tersedianya fasilitas pendidikan mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak hingga Sekolah Menengah Atas. Kendati demikian, akses terhadap layanan kesehatan masih terbatas, dengan jumlah fasilitas kesehatan yang meliputi 3 puskesmas, 1 puskesmas pembantu, dan 3 polindes. Terdapat catatan mengenai 6 kasus gizi buruk di wilayah ini. Dari segi permukiman, sebagian besar rumah penduduk dibangun dengan konstruksi kayu dan dilengkapi dengan panggung serta pondasi kayu ulin. Namun, masih terdapat sebagian kecil masyarakat yang belum memiliki akses terhadap fasilitas sanitasi yang memadai, seperti kamar mandi dan toilet. Akibatnya, sejumlah penduduk masih melakukan aktivitas buang air besar di jamban sekitar sungai dan menggunakan sungai sebagai sumber air untuk mandi. 2) Adapun bentuk pemberdayaan masyarakat dalam pengurangan risiko banjir antara lain : a) modal fisik tediri dari sarana prasarana komunikasi, transportasi, kesehatan dan dapur umum yang diperlukan saat evakuasi banjir, b) modal manusia yakni ketersediaan sumberdaya manusia dalam kegiatan monitoring banjir masih sangat terbatas namun proses komunikasi dan koordinasi selama bencana banjir menunjukkan adanya jejaring sosial yang kuat di tingkat lokal c) modal sosial terdiri dari kepercayaan dalam masyarakat adanya rasa percaya antar sesama masyarakat, masyarakat percaya terhadap pemerintah, masyarakat percaya terhadap Tuhan YME.,dan melakukan upacara burdah untuk menolak bala , norma dalam masyarakat, terdapat peraturan untuk tidak membuang sampah ke sungai, namun sebagian masyarakat masih tidak mematuhi dikarenakan belum adanya TPA didesa tersebut, keterlibatan dalam organisasi sosial yaitu karang taruna, d) kemampuan pelaku pemberdaya sudah dimiliki masyarakat namun perlu dukungan pemerintah agar lebih optimal, e) proses pemberdayaan masih terbatas belum ada perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi secara terstruktur, f ) keberdayaan masyarakat yaitu terlihat pada masyarakat dalam mengambil keputusan sendiri dan mandiri dalam penanggulangan banjir. en_US
dc.language.iso other en_US
dc.publisher Program Studi Pendidikan IPS FKIP ULM Banjarmasin en_US
dc.subject Research Subject Categories::SOCIAL SCIENCES en_US
dc.title Analisis Bentuk Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengurangan Resiko Banjir en_US
dc.title.alternative Analisis Bentuk Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengurangan Resiko Banjir en_US
dc.type Article en_US


Files in this item

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account