Repo Dosen ULM

Potensi TKKS untukPengembanganProdukEnergiAlternatif yangBerkelanjutan

Show simple item record

dc.creator Hesty , Heryani
dc.date 2014
dc.date.accessioned 2020-06-15T03:57:41Z
dc.date.available 2020-06-15T03:57:41Z
dc.identifier http://eprints.ulm.ac.id/1590/1/11.%20Potensi%20TKKS%20Untuk%20Pengembangan%20Produk%20Energi%20Alternatif%20Yang%20Berkelanjutan..pdf
dc.identifier Hesty , Heryani (2014) Potensi TKKS untukPengembanganProdukEnergiAlternatif yangBerkelanjutan. Seminar Nasional Teknologi Hijau I . pp. 67-71. ISSN 978-602-285-015-1
dc.identifier.uri https://repo-dosen.ulm.ac.id//handle/123456789/10176
dc.description Sesuai Koridor MP3EI, Kalimantan termasuk pada Koridor 3 dengan kelapa sawit dipilih sebagai kegiatan ekonomi utama diantara 22 kegiatan ekonomi lainnya. Penetapan komoditas sangatlah sesuai dengan potensi yang ada. Selain untuk keperluan pangan, limbah kelapa sawit berupa tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dapat diproses menjadi energi alternative berupa bioethanol. Untuk per area dengan luasan 3.000 Ha dihasilkan rata-rata 200.000 kg tandan buah segar (TBS). Persentase TKKS rata-rata 22%, sehingga TKKS yang dihasilkan per hari mencapai 44.000 kg. Sebuah grup agroindustri kelapa sawit dengan total luasan penanaman yang dimiliki 150.000 Ha, maka potensi TKKS yang dapat dilakukan biokonversi untuk memberikan added value sebesar 2.200.000 kg (2.200 ton). Tujuan penelitian adalah menentukan potensi TKKS di area Mitra dan mengembangkan desain bioreactor yang aplikatif sehingga mampu memproduksi bioethanol yang berkualitas secara berkelanjutan. Metodelogi yang dikembangkan untuk penentuan potensi adalah survey lapangan disertai pengamatan langsung proses pengolahan TBS di pabrik kelapa sawit (PKS) dan penghitungan total TKKS per hari. Pengembangan desain bioreactor mengacu skala industry 1000 L. Penentuan nisbah geometri dan prinsip penggandaan skala sangat menentukan saat perancangan menggunakan AutoCAD sebelum ke material sesungguhnya. Hasil yang diperoleh menunjukkan potensiTKKS dengan kandungan holoselulosa (selulosa dan hemiselulosa) mencapai 70% dengan menggunakan bioreactor hasil rekayasa mampu memproduksi bioethanol 14,3 g. Jika untuk per area seluas 3000 Ha, maka mengacu pada potensi TKKS yang tersedia diperoleh bioethanol sebanyak 2.993 kg dengan proses berlangsung selama 96 jam ditambah 24 jam waktu untuk kalibrasi elemen yang terdapat pada system. Produk yang dihasilkan mampu memberikan solusi pada masyarakat khususnya mengatasi kelangkaan bahan bakar
dc.format text
dc.relation http://eprints.ulm.ac.id/1590/
dc.subject S Agriculture (General)
dc.title Potensi TKKS untukPengembanganProdukEnergiAlternatif yangBerkelanjutan
dc.type Article
dc.type PeerReviewed


Files in this item

Files Size Format View

There are no files associated with this item.

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record

Search DSpace


Browse

My Account